Wednesday

Nasehat Nabi Nuh

Dari Abdullah bin Umar r. huma, Rasulullah saw bersabda, ”Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang nasihat Nuh kepada anaknya?” Para sahabat berkata, ”Ya, beritahukanlah kepada kami.” Rasulullah bersabda: ”Nuh menasehati anaknya, ’Wahai anakku, aku menasehati kamu dengan ucapan Laa ilaaha illallaah, karena sesungguhnya jika kalimat itu diletakkan dalam satu timbangan, lalu langit dan bumi ditempatkan pada timbangan yang lain, niscaya kalimat itu akan lebih berat. Meskipun dibentuk dalam lingkaran yang kokoh, maka kalimat itu akan memecahkan lingkaran itu sehingga ia sampai ke hadapan Allah swt; dan aku menasehatimu dengan ucapan Subhanallaahil Azhiim Wabihamdihii (Maha Suci Allah yang Maha Agung dan dengan segala puji-Nya) dan Hamdulillah (Segala Puji bagi-Nya), karena ucapan ini adalah ibadahnya seluruh makhluk dan [dengan ucapan tersebut] mereka diberi rizki; dan aku melarang kamu dari dua perkara: Syirik (menyekutukan Allah dengan
sesuatu) dan Kibr (sombong), karena dua sifat ini menjauhkan manusia dari Allah.'” (HR (al-Bazaar)

Tuesday

Selamat Jalan Sahabat ......


Begitu Banyak perjalanan dan pengalaman yg kau ajarkan padaku
baik dan buruk, saling bertukar pikiran, saling menasehati satu sama lain

Selamat Jalan Sahabat .........

Monday

Nasehat Muslim

Dalam kitab Ihya' Ulumuddin, Imam Al Ghazali mengutip kisah seorang alim dan juga termasuk dari kalangan sahabat yang bernama

Alqamah yang berwasiat kepada anaknya tentang arti persahabatan hakiki :

"Wahai anakku, jika engkau ingin berteman, bertemanlah dengan orang yang jika engkau membelanya, ia pun melindungimu. Jika engkau berbuat baik padanya, iapun membalasnya
Jika engkau berbuat dosa, ia berusaha mencegahmu Bertemanlah dengan orang yang jika engkau meminta sesuatu, ia memberinya Jika engkau diam, ia menyapamu, jika engkau mengalami musibah, ia menolongmu Bertemanlah dengan orang yang apabila engkau berkata kemudian ia membenarkanmu dan menasehatimu dan jika kalian bertengkar, ia lebih mengutamakanmu.

Nasehat ini berisikan tentang kriteria-kriteria yang harus ada dalam seseorang yang ingin kita jadikan teman, dan alangkah

indahnya jika kriteria-kriteria tersebut ada pada diri seseorang yang menjadi teman kita


Dalam kitab Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani, Hamid Alaffaf berkata :

"Kami telah mencari empat macam hal pada empat tempat, tapi kami keliru jalan, ternyata kami temukan keempat macam hal itu

pada empat tempat yang lain :
1. Kami telah berusaha menjadi orang kaya dengan cara mengumpulkan harta, ternyata kekayaan itu kami dapati didalam hati yang

mencukupkan dengan apa yang ada (qana'ah)
2. Kami telah berusaha mencari suasana senang dan santai dengan memiliki banyak fasilitas, tapi ternyata perasaan santai itu

justru kami dapati setelah kami tidak memiliki apa-apa
3. Kami telah berusahan mencari kenikmatan dengan memakan makanan-makanan yang enak-enak, tapi ternyata kenikmatan itu ada
pada badan yang sehat

4. Kami telah mengejar uang rizqi) dimuka bumi, ternyata rezeki itu kudapati ada dilangit

Sunday

Bersyukur

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

Ya Allah...................
Kata-Kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yg terpenting.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram & bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang & tak bahagia.

Ada dua hal yg sering membuat kita tak bersyukur.

Pertama :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yg kita inginkan,bukan pada apa yg kita miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, & pasangan yg terbaik.Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yg besar & indah, mobil mewah, serta pekerjaan yg mendatangkan lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan Kita tetap tak puas, kita ingin yg lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yg kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yg sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''.
Orang yg ''kaya'' bukanlah orang yg memiliki banyak hal, tetapi orang yg dapat menikmati apapun yg mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu
menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan
berfokus pada apa yg sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yg Anda miliki, & syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, & orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yg Anda cintai, setelah itu cintailah orang yg Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yg mengeluh karena tak dapat
membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yg tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh & mulai bersyukur.

Hal kedua yg sering membuat kita tak bersyukur adalah :

Kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yg lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, & lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah & gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yg memperoleh penghasilan di atas saya.

Nyatanya, selalu saja ada kawan yg penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yg penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah & mulai mensyukuri apa yg saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Bersyukurlah !

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yg kamu inginkan.... Seandainya sudah, apalagi yg harus diinginkan ?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...Karena itu memberimu kesempatan belajar ...
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ... Di masa itulah kamu tumbuh ...
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...Karena itu akan membangun kekuatan & karaktermu ...
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...
Bersyukurlah bila kamu lelah & letih ...Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yg baik...
Hidup yg berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut...
Rasa syukur dapat mengubah hal yg negatif menjadi positif ...

Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu & semua itu akan menjadi berkah bagimu ..

InsyaAllah.